23 Ulamak Sampang, Beri Pernyataan Sikap Kepada Kapolres Sampang
Share this article
23 Ulamak, Kiai dan Habaib Yang Tergabung Dalam Forum Ulamak Sampang Foto Bersama Kapolres Sampang AKBP Hendro Sukmono, Usai Audiensi Tertutup Tentang Netralitas dan Profesionalisme Polres Sampang, Rabu (13/11/2024)
Dutamaayarakatnews.com, Sampang _ Puluhan Ulamak, Kiai dan Habaib ternama di Kabupaten Sampang, Resor Ngeluruk Markas Polisi (Mapolres) Sampang, Rabu (13/11/2024) Siang.
Kedatangan mereka guna mendorong APH (Aparat Penegak Hukum), di jajaran Polres Sampang agar menjaga netralitas demi menciptakan kondusifitas Pilkada Sampang 27 November 2024.
Pertemuan antara Puluhan Kiai, Ulamak dan Habaib dengan Kapolres Sampang, AKBP Hendro Sukmono dan Jajarannya berlangsung tertutup, dan melarang seluruh media awak untuk meliput saat audiensi berlangsung.
Hampir 1 jam berlangsung, akhirnya audiensi selesai. Dimana puluhan Kiai, Ulamak dan Habaib meninggalkan Mapolres Sampang dengan tertib.
Ustad. Muhammad Mahrus, Juru Bicara Forum Ulamak Sampang Bersama Habib Abd Rahman Khered, saat dikonfirmasi segenap awak media usai Audiensi dengan Kapolres Sampang dan Jajarannya, Rabu (13/11/2024).
Dikonfirmasi, Juru Bicara Forum Ulamak Sampang, Ustad Moh. Mahrus menjelaskan maksud kedatangannya ke Polres Sampang sebatas bersilaturrahmi, dan memastikan jajaran Polres Sampang wajib Netral di Pilkada Sampang.
Selain itu Polres Sampang, wajib menindak tegas segala bentuk intimidasi, tekanan, dan gangguan yang berpotensi membuat kegaduhan, jelasnya.
Dikesempatan itu, Mahrus juga menyampaikan Pernyataan sikap 23 Ulamak yang hadir kepada Kapolres Sampang, agar senantiasa menjaga netralitas pada pilkada sampang, Tidak mengintimidasi masyarakat Sampang, Menunda segala proses hukum demi terciptanya iklim produktifitas masyarakat di Kabupaten Sampang, serta diharapkan Polres Sampang tetap mengedepankan moto melindungi, melayani dan mengayomi masyarakat sehingga tercipta kepolisian sebagai institusi yang profesional dan proporsional.
Ditambahkannya Habib Abd Rahman Khered, menurutnya saat ini ketegangan masing-masing pendukung kedua Paslon mulai memanas, dimana membutuhkan peran penting Jajaran APH dari Polres Sampang dan TNI, hingga KPU dan Bawaslu Sampang untuk lebih aktif bekerja secara Profesional dan penting menjamin Netralitas dalam Pilkada Sampang.
Dijelaskan Habib, setiap Pesta Demokrasi di Kabupaten Sampang selalu ada kejadian hingga konflik, dimana pasti menjadi perhatian serius pemangku jabatan di tingkat Provinsi dan Nasional.
Kejadian tersebut diantaranya PSU atau Pungutan Suara Ulang, Pembakaran Kantor Polsek Tambelangan, dan Pembakaran Kantor DPRD Sampang.
Lain menyerang fisik yang sering terjadi tindakan kriminal, seperti saling mengangkat senjata tajam seperti celurit, akibat banyaknya pelanggaran dan kejadian, baik pengrusakan Alat Peraga Kampanye, dan lain-lain yang sering di abaikan oleh Bawaslu Sampang.
Sehingga dengan harapan tidak terulang lagi sejarah buruk Pesta Demokrasi tersebut, yang mungkin terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama, ungkap Habib Abd Rahman Khered.
“Pilkada Serentak saat ini, Jangan Sampai ada Insiden serupa, dan tentunya sasarannya terhadap Penyelenggara, baik KPU, Bawaslu dan TNI Polri penting menjaga Netralitas dan Profesionalisme.
Namun yang pasti, apabila Penyelenggaraan Pilkada tidak Netral, pasti akan Memicu kuatnya Konflik, baik Kecurangan atau pelanggaran sebagai sumbu awal” Pungkasnya.
Kapolres Sampang AKBP Hendro Sukmono, saat di konfirmasi awak media, sambil menunjukkan jari kepada awak media menegaskan, peran Wartawan juga penting untuk mewujudkan Pilkada yang aman, damai, dan kondusif.
Sementara Kapolres Sampang AKBP Hendro Sukmono menegaskan akan menjamin Netralitas dan Profesionalisme di Pilkada Sampang.
“Komitmen kami sangat jelas, kami netral tidak berpihak pada kedua belah pihak, dan kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada para Ulamak, Kiai dan Habaib Sampang telah memberikan dukungan kepada Polres Sampang,”ucapnya.
Selain itu, Hendro Sukmono saat di konfirmasi segenap awak media, sambil mengacungkan dan menunjukkan ikon ke Awak Media, juga berharap sinergitas seluruh Awak media agar ikut peduli dengan pelaksanaan Pilkada Sampang yang aman, damai dan Kondusif dengan pemberitaan yang mendinginkan dan mencerdaskan, dan bukan sebaliknya menjadi Provokator, tutup Hendro Sukmono.(Man)