Dutamasyarakatnews.com,-Sampang _ Wakil Mentri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto berkunjung ke Kabupaten Sampang, setelah sesaat sebelumnya berkunjung di Kabupaten Bangkalan, Rabu (08/01/2025).
Kedatangan Wamendagri RI, Bima Arya Sugiarto guna memantau langsung ke Waduk Klampis, yang terletak di Desa Keramat, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.
Dimana Bima Arya mengaku kedatangannya ke Sampang, menindaklanjuti arahan Presiden RI, Prabowo Subianto, serta Mentri Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P.
Target swasembada pangan, khususnya beras menjadi impian Presiden Prabowo Subianto, dimana melalui strategi memperbaiki daerah irigasi, seluruh wilayah di Indonesia, antaranya di Madura, Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Sampang.
Di jelaskan Bima Arya, di Indonesia ada sekitar dua (2) juta hektar daerah irigasi di Indonesia yang perlu diperbaiki, dibangun dan di normalisasi guna menunjang mempercepat swasembada pangan.
Sehingga kehadirannya, berharap Bupati atau PJ Bupati, atau kepala daerah di Indonesia, bisa mengetahui titik lokasi yang penting untuk dibangun atau diperbaiki, seperti halnya saat ini kita memantau kondisi Waduk Klampis.
“Kita menilai waduk klampis yang dibangun tahun 1977 ini, sedimentasinya sudah lebih 13 tahun, sehingga penting ada Normalisasi, baik perawatan atau perbaikan, dimana tentunya sangat mempengaruhi aliran sekunder dan tersiernya” tutur Bima Arya Sugiarto.
Ditambahkan Bima Arya Sugiarto, tahun ini ada anggaran 22 triliun dari kementrian PUPR RI, sehingga diharapkan bisa terarah dengan tepat, dan bermanfaat untuk penunjang saluran irigasi.
Untuk itu, selain saya bersama tim yang memantau kelayakan untuk dibantu atau tidaknya, juga penting diperjuangkan oleh setiap kepala daerah atau pj Bupati Sampang, Rudi Afriyanto, terangnya.
Oleh karenanya perlu di cek oleh Pemkab Sampang apakah Waduk Klampis masuk pada program dari PUPR RI tersebut. Jika tidak masuk pada program itu, bisa diusulkan agar bisa di proses untuk tahun depan bantuan anggarannya,” paparnya.
Sementara anggaran yang bakal diberikan terhadap daerah untuk memperbaiki daerah irigasi dalam mempercepat swasembada pangan bergantung pada usulan dan kondisi dari masing-masing daerah (Kabupaten). Dari pengusulan tersebut pemerintah pusat masih akan verifikasi kelayakannya.

Hasil pantauan dilokasi, waduk klampis akan sangat bermanfaat apabila normal tidak ada gangguan dalam irigasinya, dimana bisa menunjang panen swasembada, yang saat ini baru 1,5 debit alirannya, dimana bisa menjadi 2,5 baik ke sawah hingga palawija_nya.
Kembali ditegaskan Bima Arya Sugiarto, Sampang bersama Bangkalan diharapkan bisa menjadi salah satu lumbung pangan di jawa timur.
Sekedar diketahui, tahun 2025 Saat ini target pemerintah pusat tidak impor beras, dan diperkirakan 1 sampai 2 tahun kedepan, Negara kita Republik Indonesia akan swasembada beras.
Hadir Mendampingi PJ Bupati Sampang, Rudi Afrianto Melayani Wamendagri Bima Arya Sugiarto, Antaranya Kepala Dinas PUPR, Moh. Ziz, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir. Suyono, Kepala Diskominfo Amrin Hidayat.(Man)












