Pemerintah dan Politik

PAD Parkir Sampang 2025 Rp. 2,74 Milyar, Dishub Optimis Membantu Pembangunan Daerah Ke Depan

×

PAD Parkir Sampang 2025 Rp. 2,74 Milyar, Dishub Optimis Membantu Pembangunan Daerah Ke Depan

Share this article

Dutamasyarakatnews.com, Sampang – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang mencatatkan performa positif dalam sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD), melalui retribusi parkir di tepi jalan umum (TJU) sepanjang tahun anggaran 2025, Jum’at (19/12/2025).

Dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), melalui Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat Dishub, Khotibul Umam, mengatakan bahwa total realisasi mencapai Rp 2.743.714.000, sebuah angka signifikan yang mencerminkan komitmen kuat pemerintah dalam mengoptimalkan potensi daerah.

Capaian ini menjadi bukti keberhasilan kebijakan intensifikasi parkir yang mulai menunjukkan hasil nyata, sebagai salah satu pilar penopang basis fiskal Kabupaten Sampang, ujarnya.

Masi kata Khotib, sapaan akrab Kabid Perhubungan Darat Dishub, melalui analisis kinerja, target PAD melampaui tren historis.
Meskipun target yang dipatok cukup ambisius, yakni sebesar Rp 3,5 Miliar, realisasi sebesar 78,39% ini dinilai sebagai lonjakan prestasi dibandingkan kinerja tahun-tahun sebelumnya.

Berikut adalah rincian indikator PAD Parkir TJU Sampang 2025 yaitu :

Indikator PAD Parkir TJU 2025, Nilai Capaian
Target PAD Rp 3.500.000.000

Realisasi Total Rp 2.743.714.000
Persentase Pencapaian 78,39%

Walaupun terdapat selisih kekurangan sebesar Rp 756 juta dari target maksimal, tren ini menunjukkan bahwa sistem perparkiran di Sampang semakin terorganisir dan transparan.

Evaluasi strategis dan fokus tahun 2026,
Dishub Sampang menyikapi hasil ini bukan sebagai titik akhir, melainkan pijakan untuk evaluasi mendalam. Beberapa kendala dan tantangan teknis, seperti optimalisasi skema parkir berlangganan yang baru berjalan masif serta pengawasan ratusan Juru Parkir (Jukir) di lapangan, menjadi catatan utama untuk tahun mendatang, tegasnya.

Ditambahkan Kabid Perhubungan Darat, menatap tahun 2026 ini, Dishub telah menyiapkan dua strategi utama untuk menutup celah defisit yaitu :

Pertama, Sinergi Lintas Instansi dengan memperkuat kolaborasi dengan Samsat dan instansi terkait untuk memperluas penetrasi parkir berlangganan hingga ke level maksimal.
Kedua, Manajemen Jukir Berbasis Kinerja dengan menerapkan sistem reward and punishment bagi Jukir guna memastikan setiap kontribusi masyarakat tersalurkan secara transparan ke kas daerah.

Kontribusi nyata untuk Pembangunan Daerah
Setiap rupiah yang masuk melalui retribusi parkir ini memiliki dampak langsung pada kenyamanan hidup masyarakat Sampang.

Sebagai bagian dari pilar kemandirian fiskal, dana Rp 2,74 Miliar ini akan dialokasikan kembali untuk kepentingan masyarakat seperti,
pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan,
perbaikan fasilitas umum dan taman kota,
serta peningkatan kualitas layanan transportasi publik.

“Dengan semangat transparansi dan inovasi, Dishub Sampang optimistis bahwa sektor perparkiran akan terus tumbuh menjadi mesin penggerak ekonomi yang andal bagi pembangunan daerah di masa depan,” pungkasnya. (Sof)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *