Pemerintah dan Politik

Dihadiri Bupati Sampang, Kemenag Gelar Senam Kerukunan Untuk Perkuat Kebersamaan Dan Persaudaraan

×

Dihadiri Bupati Sampang, Kemenag Gelar Senam Kerukunan Untuk Perkuat Kebersamaan Dan Persaudaraan

Share this article

Dutamasyarakatnews.com, Sampang — Bupati H. Slamet Junaidi, menghadiri pada kegiatan Senam Kerukunan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia, yang digelar di Alun-Alun Wijaya Kusuma (Trunojoyo) Sampang, Selasa pagi (06/01/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang ini, berlangsung sejak pukul 06.00 WIB dan diikuti oleh berbagai unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh agama, organisasi perempuan, serta ratusan peserta dari lintas elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Kemenag Sampang H. Fandi menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama RI. Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni kehidupan beragama serta memperkokoh persatuan bangsa, khususnya di Kabupaten Sampang.

“Atas nama Kemenag Sampang, saya mengucapkan selamat Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia. Semoga jajaran Kemenag, khususnya di Kabupaten Sampang, senantiasa istiqamah dalam pengabdian, menjaga harmoni kehidupan beragama, serta menjadi pilar penting dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Masi kata H. Fandi, Ia menekankan bahwa kegiatan Senam Kerukunan tidak hanya berdampak pada kesehatan jasmani, tetapi juga memiliki makna simbolik yang kuat sebagai wujud kebersamaan, persaudaraan, dan sinergi lintas elemen masyarakat tanpa sekat perbedaan.

“Senam Kerukunan ini bukan sekadar olahraga, tetapi simbol kebersamaan. Kita bergerak bersama, seirama, tanpa memandang perbedaan. Inilah gambaran Indonesia yang rukun dan damai,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fandi menyoroti tema HAB ke-80, “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, sebagai pengingat bahwa kerukunan umat beragama merupakan fondasi utama bagi terciptanya stabilitas sosial dan keberhasilan pembangunan.

“Kerukunan umat beragama bukan sekadar slogan. Tanpa kerukunan, sulit mewujudkan ketenteraman dan stabilitas. Tanpa itu pula, pembangunan tidak akan berjalan dengan baik,” tandasnya.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, namun juga pembangunan mental dan spiritual. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sampang sangat membutuhkan sinergi yang kuat dengan Kementerian Agama dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama, toleransi, dan saling menghormati di tengah keberagaman masyarakat.

“Sinergi dengan Kementerian Agama sangat strategis dalam menanamkan nilai moderasi beragama dan toleransi. Dengan itu, pembangunan di Kabupaten Sampang dapat berjalan seimbang dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ditambahkan Kepala Kemenag, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga dan memperkuat kerukunan yang telah terbangun, serta menjadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sumber perpecahan.

“Mari kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan, bukan sebagai sumber perpecahan. Semoga semangat Hari Amal Bakti ke-80 ini semakin memperkokoh komitmen kita bersama dalam mewujudkan Sampang yang religius, rukun, dan berkemajuan,” pungkasnya.

Perlu diketahui, kegiatan Senam Kerukunan ini menjadi penanda komitmen bersama antara pemerintah daerah, Kementerian Agama (Kemenag) dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga harmoni, memperkuat persaudaraan, serta mewujudkan Kabupaten Sampang yang damai dan sejahtera. (Sof)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *