Dutamasyarakatnews.com, Sampang – Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan dan tanggung jawab sosial, Bun Wid bersama istrinya, Cica Herlina, secara konsisten melaksanakan kegiatan santunan rutin bagi anak-anak yatim setiap Jumat Manis. Acara berlangsung di rumahnya, Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Jum’at (09/01/2026).
Dalam Sambutannya, Kepala Desa Ketapang Daya, Bun Wid, mengatakan bahwa acara ini menyasar sebanyak 150 anak yatim sebagai penerima manfaat. Seluruh rangkaian santunan dilaksanakan secara sederhana, tertib, dan sarat nilai sosial serta moral yang dijunjung tinggi oleh masyarakat.
“Pelaksanaan kegiatan dimulai sejak ba’da subuh hingga pukul 07.00 WIB. Acara diawali dengan dzikir dan sholawat bersama, menciptakan suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan,” ujarnya.

Masi kata Bun Wid, sapaan akrab Moh. Wijdan, menjelaskan bahwa dana santunan seluruhnya bersumber dari dana pribadi keluarga tanpa melibatkan pihak lain maupun kepentingan eksternal. Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut murni dilandasi niat kemanusiaan dan kepedulian sosial.
Santunan yang diberikan tidak hanya dimaknai sebagai bantuan materi semata, melainkan juga sebagai upaya menjaga dan menumbuhkan nilai empati, solidaritas, serta keadilan sosial di tengah masyarakat.
“Dalam konteks sosial, perhatian terhadap anak yatim merupakan bagian dari tanggung jawab bersama agar kelompok rentan tetap memperoleh perhatian dan perlindungan yang layak,” tegasnya.
Ditambahkan Bun Wid, Melalui kegiatan ini, menunjukkan bahwa kepedulian sosial tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan besar dan seremonial. Sebaliknya, tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan justru memberikan dampak sosial yang nyata.
“Kesederhanaan pelaksanaan kegiatan menjadi cerminan ketulusan, sekaligus memperkuat makna kemanusiaan dari setiap bantuan yang disalurkan,” pungkasnya. (Sof)












