KesehatanPendidikan

Lawan Hoaks Pangan, Mahasiswa KSM-N Unisma Edukasi Gizi Seimbang di SDN Pangareman 3

×

Lawan Hoaks Pangan, Mahasiswa KSM-N Unisma Edukasi Gizi Seimbang di SDN Pangareman 3

Share this article
Mahasiswa KSM-N Unisma Edukasi Gizi Seimbang di SDN Pangareman 3, kegiatannya dimulai sesi Literasi Digital, pemaparan Materi Gizi, dan Keamanan Pangan.

Dutamasyarakatnews.com, – SAMPANG – Upaya mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus digencarkan guna menangkal gelombang mis informasi yang beredar di masyarakat, Kelompok 49 KSM-Nusantara (KSM-N) Universitas Islam Malang (Unisma) menggelar sosialisasi literasi digital dan edukasi kesehatan bagi siswa serta guru di SDN Pangareman 3, Desa Karang Anyar, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, kamis (12/02/2026).

Kegiatan yang berlangsung ini diinisiasi karena adanya fenomena keraguan dari pihak sekolah dan orang tua siswa terhadap Program Makan Bergizi Gratis. Keraguan tersebut dipicu oleh maraknya berita bohong (hoaks) di media sosial mengenai keamanan bahan pangan yang disediakan pemerintah.

Edukasi ini juga menghadirkan Aqidatul Izzah, S.Gz, Ahli Gizi dari dapur MBG Yayasan Al-Ma’arif.

“Kami melihat adanya kendala dalam menyaring informasi dari internet. Hal ini memunculkan persepsi negatif yang berpotensi menghambat program pemenuhan gizi anak,” ujar Firsty Ineza Pratiwi, sekretaris Kelompok 49 KSM-N Unisma.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB pagi, dengan mengusung metode interaktif agar materi mudah diserap oleh para siswa sekolah dasar.

Adapun tahapan kegiatannya dimulai sesi Literasi Digital, dimana Mahasiswa membekali peserta dengan prinsip “Saring Sebelum Sharing”. Peserta diajarkan cara memverifikasi kebenaran berita di internet agar tidak mudah termakan isu provokatif mengenai keamanan pangan.

Selanjutnya pemaparan Materi Gizi, dimana Mengacu pada pedoman “Isi Piringku”, mahasiswa menjelaskan standar gizi seimbang yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan.

Lanjut Keamanan Pangan, tim memberikan bukti dan penjelasan mengenai prosedur keamanan bahan pangan, sekaligus memastikan bahwa makanan dalam program pemerintah bebas dari bahan berbahaya.

Edukasi ini juga menghadirkan Aqidatul Izzah, S.Gz, Ahli Gizi dari dapur MBG Yayasan Al-Ma’arif. Beliau mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menjembatani komunikasi antara program pemerintah dan masyarakat.

“Kehadiran mahasiswa sangat membantu kami dalam meluruskan fakta di lapangan berbasis data kesehatan dan fakta teknis di dapur produksi,” ujar Aqidatul.

Pantauan dutamasyarakatnews.com, kegiatan yang berakhir pada pukul 12.00 WIB ini ditutup dengan sesi dialog interaktif. Melalui penjelasan yang berbasis data kesehatan dan fakta lapangan, persepsi negatif yang sebelumnya sempat berkembang di lingkungan SDN Pangareman 3 berhasil diluruskan.

Pihak sekolah menyatakan kembali dukungannya terhadap Program Makan Bergizi Gratis. Edukasi ini diharapkan menjadi fondasi bagi warga sekolah agar lebih kritis dalam menerima informasi di masa depan, demi menjamin kesehatan dan keberlanjutan nutrisi siswa di Kabupaten Sampang.(Inez)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *