Uncategorized

Nyai. Hj. Innani Almukarromah Prihatin Atas KDRT “KA” dari Anggota DPRD Sampang

×

Nyai. Hj. Innani Almukarromah Prihatin Atas KDRT “KA” dari Anggota DPRD Sampang

Share this article
Ketua Suara Perempuan Sampang (SPS), Nyai. Hj. Innani Almukarromah Bersama Seluruh Anggota Yang terdiri berbagai Elemen Perempuan Sampang.

Dutamasyarakatnews.com, Sampang _ Menyikapi insiden penganiayaan oleh anggota DPRD Kabupaten Sampang, yang mana diketahui saudara kandung dari H. Abdullah Hidayat yang saat ini menjadi Calon Wakil Bupati Sampang, dengan Pasangan Calon (Paslon) Nomor 01 di Pilkada Sampang, Ketua Suara Perempuan Sampang (SPS), Nyai Hj. Innani Almukarromah mengaku prihatin dan sangat menyesalkan hal tersebut bisa terjadi.

Menurutnya, tersangka Moh Fathurrosi dari Partai Nasdem Dapil 2 itu dimungkinkan banyak faktor melakukan hal tersebut, sehingga masyarakat jangan terlalu banyak berasumsi dan pasrahkan kepada pihak yang berwenang atau yang berwajib.

Bahkan di momentum Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) saat ini akan rawan memanaskan situasi politik, apabila terus bergulir di masyarakat. Untuk itu, Nyai. Hj. Innani Almukarromah menghimbau Kepada masyarakat Kabupaten Sampang utamakan persaudaraan dan kebersamaan dalam segala hal, karena kita adalah saudara.

“Jangan kaitkan hal-hal apapun yang bisa berpotensi Pilkada Sampang tidak kondusif, dan jaga persaudaraan dan kebersamaan dalam segala hal, karena kita adalah saudara” tutur Nyai Hj. Innani Almukarromah.

Secara umum diungkapkan Nyai Hj. Innani Almukarromah, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) adalah kejadian yang kadang terjadi dalam hubungan keluarga. Dan perbuatan ini sama sekali tidak dibenarkan dan bahkan dalam pandangan Islam, KDRT dengan tegas dilarang, jelasnya.

KDRT bisa meliputi kekerasan yang dilakukan terhadap anggota keluarga, baik itu suami, istri, anak, orang tua ataupun anggota keluarga lainnya. Dalam ajaran Islam, perbuatan KDRT dengan tegas dilarang.

Ditambahkan, Kaum laki-laki itu adalah pelindung bagi kaum wanita, oleh karenanya Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.

Sebab itu, maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka). Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasehatilah mereka dan pisahkanlah mereka di tempat tidur mereka, dan pukullah mereka sewajarnya. Kemudian jika mereka mentaatimu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk menyusahkannya. Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar, tutur Nyai.

Diketahui bersama, beberapa waktu lalu, KA seseorang yang mengaku Istri siri dari Moh Fathurrosi, yang saat ini menjadi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Sampang, Madura, melaporkan adanya KDRT terhadap dirinya, yang dilakukan suaminya tersebut, ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

KDRT dimaksud berupa penganiayaan oleh terduga pelaku Moh. Fathurrosi terhadap korban KA, hingga mengalami luka dan lebam di wajah, dahi dan lengan tangannya.

Atas insiden tersebut, Nyai Hj. Innani Almukarromah berdoa, semoga menjadi pelajaran bersama, dan kedua belah pihak diatas, segera mendapat jalan terbaik menyelesaikan masalahnya.

Adapun karena banyak faktor KDRT terjadi, seperti kurangnya kedewasaan menyikapi masalah, emosi atau tempramental, ekonomi, perselingkuhan atau sebatas Miss komunikasi, semua bisa ditangani dengan sabar, Ikhlas dan kuatkan iman dengan rajin beribadah kepada Allah SWT, papar Nyai. “Tentunya semakin dewasa, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT” Pungkasnya.(Man)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *