Pemerintah dan Politik

Samsat Sampang Dan Danantara Indonesia Menggelar PPGD, Prioritaskan Keselamatan Bersama

×

Samsat Sampang Dan Danantara Indonesia Menggelar PPGD, Prioritaskan Keselamatan Bersama

Share this article
Caption (Satlantas, Jasa Raharja, Bapenda dan Danantara Indonesia saat foto bersama di KB Samsat)

Dutamasyarakatnews.com, Sampang – Samsat Sampang bersama Danantara Indonesia secara resmi meluncurkan program pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang dipusatkan di kantor layanan publik Samsat Polres Sampang, Rabu (04/02/2026).

Sinergitas antar instansi terus diperkuat untuk menekan angka fatalitas kecelakaan.
Langkah inisiatif dan edukatif diambil sebagai respons proaktif terhadap tingginya risiko insiden di titik-titik rawan kecelakaan wilayah Sampang.

Program PPGD ini, dirancang khusus untuk memberikan edukasi mendalam serta membekali petugas lapangan dan masyarakat sekitar dengan keterampilan penanganan medis dasar. Fokus utama dari kegiatan ini adalah memastikan adanya tindakan yang tepat saat terjadi insiden di jalan raya sebelum bantuan medis profesional tiba di lokasi. Hal ini krusial mengingat efektivitas penanganan pada menit-menit pertama sangat menentukan keselamatan nyawa korban.

Turut hadir dalam acara ini Kasat Lantas Polres Sampang AKP Sulaiman SH., Kanit Regident (KRI) IPDA M. Fahmi Yuliastanto, Perwakilan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Timur serta perwakilan Jasa Raharja yang secara simbolis memulai kolaborasi dengan memamerkan spanduk edukasi di area Samsat.

Kasat Lantas AKP Sulaiman melalui KRI IPDA M. Fahmi Yuliastanto, menjelaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dasar bagi pengguna jalan, meskipun kecelakaan adalah hal yang tidak diinginkan, kesiapan mental dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat adalah sebuah kewajiban bersama yang harus terus dipupuk.

Dalam pelaksanaannya, petugas mendemonstrasikan simulasi penanganan korban dengan menggunakan alat peraga kotak P3K yang standar. Masyarakat diajarkan cara melakukan stabilisasi mandiri terhadap korban luka agar cedera yang dialami tidak semakin parah saat proses evakuasi.

“Simulasi ini menarik perhatian banyak warga yang sedang berada di Samsat karena dinilai sangat aplikatif untuk kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ditambahkan Kanit Regident (KRI), menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen dengan sosialisasi dan pelatihan PPGD ini, tidak akan berhenti pada seremoni peluncuran saja. Rencananya, kegiatan serupa akan digalakkan secara berkala di berbagai titik strategis dan wilayah yang masuk kategori zona merah kecelakaan di Kabupaten Sampang. Sehingga akan menciptakan budaya berkendara yang lebih aman dan responsif terhadap keadaan darurat.

Melalui integrasi layanan kesehatan gratis dan pelatihan tanggap darurat ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dapat meningkat secara signifikan.

“Inisiatif dan edukatif menjadi bukti nyata bahwa koordinasi yang solid antara kepolisian, Jasa Raharja, Danantara, dan Bapenda mampu memberikan dampak positif yang menyeluruh bagi keselamatan, kesejahteraan dan keamanan masyarakat luas,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Samsat Polres Sampang manjakan wajib pajak dengan kopi dan teh gratis tiap hari. Selain PPGD, KB Samsat juga menyelenggarakan kegiatan kontrol kesehatan gratis bagi wajib pajak dan masyarakat. Mencakup pemeriksaan fisik sederhana dan konsultasi kesehatan dasar sebagai bentuk pelayanan prima kepada masyarakat yang mengurus administrasi kendaraan. Tranformasi layanan humanis, hadirkan edukasi keselamatan untuk kepentingan bersama. (Sof)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *