Dutamasyarakatnews.com, Sampang – Kabel trafo milik PLN yang baru diresmikan dijarah tanpa ampun oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Sekitar 10 meter kabel tembaga raib, dipotong, dikupas, dan diangkut pelaku di lokasi yang sepi. Aksi ini terjadi di Jalur Lintas Selatan (JLS), Kabupaten Sampang, Kamis (15/01/2026).
Kejahatan ini terungkap setelah PLN menerima laporan masyarakat pada malam hari. Saat petugas tiba di lokasi, pemandangan yang tersisa hanyalah jejak perusakan brutal seperti kabel sudah terputus, kulitnya dikupas di tempat, meninggalkan ancaman gangguan listrik dan potensi bahaya serius.
Manager PLN, Redi Ramadhan, mengatakan bahwa kejadian ini sebagai tindakan kriminal terang-terangan yang tak bisa lagi ditoleransi.
“Kami menerima laporan dari masyarakat pada malam hari. Setelah dicek ke lokasi, kabel sudah dalam kondisi terputus dan dikupas langsung di tempat. Lokasinya memang sepi dan itu dimanfaatkan pelaku,” ujarnya.
Menurutnya, ini bukan pencurian receh, melainkan kejahatan terencana yang menyasar aset strategis negara demi keuntungan gelap.
“Kabel yang dicuri sekitar 10 meter dan terbuat dari tembaga. Ini komponen vital dan dampaknya bukan hanya kerugian material, tetapi juga mengancam keandalan sistem kelistrikan dan keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Ditambahkan Manager PLN, menegaskan bahwa pihaknya tidak lagi memberi ruang kompromi. Langkah hukum resmi disiapkan dan kasus ini dipastikan naik kelas ke ranah pidana.
“Kami sudah menyiapkan seluruh berkas dan akan melimpahkan perkara ini ke Polres Sampang. Kami ingin kasus ini diusut tuntas,” pungkasnya.
Perlu diketahui, akibat aksi penjarahan ini, PLN harus melakukan pekerjaan darurat hari ini sampai selesai, sebuah konsekuensi yang kembali harus ditanggung publik akibat ulah segelintir pelaku rakus.
Kasus ini menjadi tamparan keras infrastruktur negara masih dijarah seperti ladang liar, terutama di titik-titik sepi yang minim pengawasan. Jika kejahatan semacam ini terus dibiarkan, maka yang dipertaruhkan bukan hanya kabel tembaga, melainkan wibawa negara dan keselamatan rakyat. (Sof)












